Sabtu, 15 Desember 2012

Rutinitas vs Produktivitas

Saya menulis ini untuk mengasah kembali kemampuan menulis saya, atau sekedar mengupdate blog tua ini agar tidak sepi. Bagi saya sendiri memang cukup susah untuk menyempatkan menulis sebuah postingan secara rutin di blog sendiri, Rutinitas membuat fokus pikiran saya terpecah. dan sulit untuk menyelesaikan semuanya. Sebagai Maba (Mahasiswa Baru) kesibukan akan makalah-makalah yang menumpuk membuat mahasiswa - mahasiswa lugu kehabisan waktu untuk berkreasi. Karena makalah-makalah brengsek itu pun saya menjadi pelanggan tetap para printer man ( Rental Print maksudnya hehe.. ) Entah itu menjadi sebuah langkah awal untuk PDKT dengan PrinterMan tersebut, karena hampir setiap malam minggu saya ngapel di tempat kerjanya tersebut, Entah itu hanya sebuah rasa, sayang sekali dia seorang cowok tua berkumis :(

Kehidupan ribet saya jadi terbagi-bagi, Selain menjadi mahasiswa "calon" cumlaude yang lulus dengan menitip absen, saya juga tertarik dengan mempelajari hal - hal berbau sampah (baca : Politik) lewat Internet dan terus menerus mengikuti perkembangan meskipun saya tidak belum punya tv. Terkadang saya terus-menerus bermimpi membuka usaha Clothingan yang sampai sekarang menjadi bahan ejekan teman-teman saya karena belum terwujud. Fokus saya terbagi tapi hati saya tidak akan terbagi kok #exit

7 bulan menjadi remaja gaul bandung membuat saya tidak boleh tinggal dia menjadi seorang Mahasiswa lugu yang mengejar nilai-nilai kebohongan dari dosen. saya merasa harus mengasah kreatifitas!!!!

Kemarin, Alhamdulillah saya masih diterima di UKM Paduan suara kampus, meskipun suara saya kurang konsisten dengan gaya L'Arc en ciel atau Agung Hercules. tapi dengan rahmat tuhan saya akhirnya diterima. Oh iya UKM tersebut bakal membuat konser tahunan yang konon selalu di padati penonton. dan mereka membutuhkan tim kreatif!, sayang sekali ketika saya mencalonkan diri ada banyak yang juga ingin menjadi tim kreatf tersebut. Pukul 11 malam ketika otak saya telah lemah tak berdaya bagai butiran debu (???) bbm dari ketua angkatan mengatakan bahwa untuk menentukan maka peserta diwajibkan untuk membuat cerpen dan dikumpulkan besok pagi!! Ini benar-benar tidak rasional menurut saya.. Sebuah cerpen yang harus dibuat untuk menentukan tim kreatif ?? Akhirnya saya mengundurkan diri dan tidak ikut serta, saya juga tidak punya waktu untuk menulis cerpen.

Dalam dunia tulis menulis, saya sangat lemah dalam menerjemahkan maksud pikiran saya. terkadang bentuk yang saya hasilkan tidak maksimal dan tidak sesuai dengan apa yang saya mau. Kalau masalah Ide saya lebih terbiasa dengan ide yang dibatasi dengan tema yang wajib. oleh karena itu untuk terus produktif di blog ini saya mengikuti Giveaway atau lomba-lomba yang ruang lingkupnya terbatas.

Saya ingin menulis sebuah buku atau cerpen tapi entahlah. saya masih harus banyak belajar untuk menuliskan ide-ide itu secara tepat dan klimaks. ini hanya sebuah kegalauan penulis dan usaha untuk terus menulis. Semoga apa yang saya tulis mengasah kembali kemampuan menulis saya..

Selasa, 27 November 2012

Kisah Hujan dan Peri Pelangi..

Aku bernyanyi tentang hujan..
Ketika kesepian mulai menghasilkan melodi ..
Dan menangisi sayap-sayap yang luka..

Aku bernyanyi tentang hujan..
Ketika tiap tetesnya mengalun harmonisasi..
Dan Suara Petirnya mengalun tak pernah basi..

Masih terdiam menunggu.. menikmati..
Tersenyum menikmati ketenangan ..
Atau bersedih karena kedinginan..

Ketika hari ini kembali hujan..
Aku masih setia menunggu pelangiku..
Hingga hujan berhenti..

Kadang aneh berbicara tentang hati..
Terkadang itu tidak layak bagi persepsi..
Hujan masih membasahi hari ini..

Aku terbelenggu ketika merasakan momen ini..
Saat hujan.. Saat kekhawatiran.. Saat Ketakutan..
Aku menjaga seorang peri pelangi dibawah pedang.
Pedang besi yang dapat membunuhku karena petir.

Lamunan yang buyar menyadarkanku..
Skenario kemarin telah selesai..
Kau tidak disini saat hujan hari ini..
Dan mungkin tak akan ada pelangi..

Aku bernyanyi tentang hujan..
Ketika kamu ada..
Sampai sekarang..

Puisi ini diikutsertakan dalam Giveaway Semua tentang puisi

Senin, 19 November 2012

Adakah Masa depan disana?

Malam sudah larut, Ketika selimut hangat sudah tersedia bersiaplah untuk tidur di tempat ternyaman yang telah tersedia dikamarmu. rangkailah mimpi-mimpi indah diluar batas yang akan menjadi bunga tidur mu yang tak hanya hitam. Hari ini tidak seperti biasanya. kenapa? Layar kaca kembali menyadarkanku akan Nasibku yang beruntung...

Konflik tua Israel-Palestina di Jalur perebutan lagi-lagi memaksaku untuk sekedar berpikir melankolis. Ketika bertahun-tahun mereka diserang, kekuatan seadanya yang terkumpul tetap membuat mereka kuat sampai sekarang. Trauma akan kematian seakan menjadi mati rasa, Darah saudara dan sahabat seakan menjadi biasa. Masih berusaha kuat ketika tak ada lagi atap sebagai pelindung. Tak ada tempat yang nyaman untuk tidur, Dan tidur nyenyak hanya jalan pintas menuju surga.

Apa yang dirasakan anak-anak disana?
Kapankah dongeng-dongeng imajinasi mereka terwujud? Anak-anak yang merindukan tempat tidur yang nyaman dan sarapan nikmat di pagi hari? Belajar, Menggambar, Membaca, Bermain dan menangis ketika kalah dalam bermain, Menyaksikan mereka tumbuh dewasa adalah hal yang paling luar biasa, menyenangkan. menyapa mereka ketika tersenyum dan mencoba mengatakan kata demi kata dengan susah. Mereka harta luar biasa yang setiap geraknya punya makna, yang setiap kata yang bisa diucapkannya menjadi harapan, dan setiap langkahnya menjadi bayangan terhadap masa depan dunia.

Sebuah tempat menyeramkan, dimana semua yang ku ceritakan di atas hanya fiktif belaka. Anak - anak terbiasa bermandikan darah, dibangunkan oleh "alarm" super keras dari atas langit yang bahkan membuat mereka kebingungan kemana arah jalan pulang?

Ketika Hujan deras, dan petir bunyi dengan kerasnya, aku yang masih sulit lari dahulu berusaha mencari ibu untuk sekedar berlindung dibawah pelukannya. terasa aman selama ada  ibu disampingku. Apakah disana sama? ketika bunyi ledakan yang memecahkan genderang telinga mereka, berlari tertatih karena badan penuh luka, mencari Ibu dan mendapati ibu mereka telah tiada?

Waktu kecil bermain polisi-polisian atau tembak-tembakan di halaman rumah, dan tertawa terbahak - bahak menonton film koboy. Sebagian besar dari kami bahkan berbicara "bu aku ingin gagah seperti itu". Apakah disana sama? Ketika melihat orang berseragam dan bersenjata saja mereka harus mencari jalan memutar untuk pulang. Dalam persepsi sempit kammereka. Tak ada lagi tentara yang ramah, Mereka memaksa mereka untuk pergi ketika menawan orang tua mereka, masuk paksa kerumah dan menembak membabi buta, terkena teman dan saudara mereka bahkan hal itu dianggap hal biasa yang tidak disengaja?

Mereka mati satu persatu dengan mudahnya...
Ketika Sujud mereka menangis, ketika berdoa mereka mengeluh kesakitan...
Ketika diam mereka merindukan yang telah tidak ada..
Ketika bimbang mereka mulai berpikir tentang keadilan?
Ketika mereka mati mereka berharap dapat mengadu dengan tuhan?

Tuhan..
Adakah Masa depan disana?

Jumat, 09 November 2012

Kembali Tanpa Inspirasi...

Well, Blogging again..
Blog ini telah menjadi penampung tulisan-tulisan berantakan saya selama lebih dari 4 Tahun! Nama, URL dan Template yang terus saya obrak-abrik bahkan terkadang saya malah merusaknya. Kadang saya tidak menemukan apa yang saya inginkan setelah saya melakukan sesukanya..
Konsep saya selalu "gagal matang" dan menjadi terbengkalai karena saya mulai menyerah. Kadang juga saya terlalu bangga dengan tulisan yang membuat saya terlalu puas hanya dengan mendegar respon positif dari teman-teman.

Saya terus berusaha berevolusi untuk terus bertahan dengan hobi saya ini. Tapi kenapa semuanya begitu sulit? Terlalu banyak batasan-batasan yang saya buat, terlalu banyak yang mempengaruhi gaya tulisan, terlalu banyak masa-masa sia-sia yang saya lakukan, terlalu jauh pikiran saya keluar, SAYA TERLALU MALAS UNTUK MENULIS! Membiarkan Imajinasi saya melayang-layang bermain kata-kata dalam pikiran sendiri, berpendapat dan menciptakan sesuatu dari apa yang saya lihat di lingkungan tapi saya selalu gagal dalam  menuliskannya.. 

Setelah blog saya lumayan berkembang pada tahun 2011 kemarin saya malah merusak templatenya dan menggantinya dengan template dinamis. dan blog saya jadi berantakan. dam 13 September 2012 kemarin saya memutuskan untuk menghapus semua postingan saya, dengan harapan imajinasi saya akan lebih terbuka. dan saya bisa menghasilkan tulisan-tulisan yang lebih dewasa. tapi tetap saja saya tidak produktif dalam menghasilkan postingan.

Awal Juni kemarin saya fokus dengan blog yang lebih serius, dalam hal ini menyajikan berita dengan update dan jadwal deadline yang mengejar. http://demokrasi-musik.blogspot.com ini seperti merangsang kembali jiwa jurnalistik saya yang sejak lama saya geluti. menggunakan fanspage facebook dan twitter yang lebih serius, Namun setelah blog itu vakum untuk fokus masuk universitas. Saya putus asa karena tidak bisa membuka kembali akun twitter blog saya. Saya lagi-lagi mengambil langkah putus asa dengan mengganti namanya menjadi http://musiklopedia-blog.blogspot.com dan berusaha untuk bangkit dari Nol. tapi saya belum melakukan langkah serius satupun selain berharap statistik pengunjung kembali seperti demokrasi musik dulu.

Mengikuti  acara PPMB (Program Pembinaan mahasiswa baru) kampus adalah wajib bagi Mahasiswa baru. dan setiap kelompok diberi tugas membuat blog! Setelah konselor kami menanyakan siapa yang akan menghandle tugas tersebut, sama sekali tidak ada yang mau. Sebagian besar mereka tidak bisa. sebagiannya lagi malas. akhirnya saya mengajukan diri, Yah! saya telah lama dalam dunia ini. ini masih tergolong mudah bagi saya. dan saya melakukannya. ini seperti mengembalikan kepercayaan diri saya bahwa hal ini mudah! dan saya bisa melakukannya.

Di PPMB kemarin saya mendapat teman baru yaitu Rizky, Anak yang tergolong aneh menurut saya. bahkan menurut saya jenius dalam hal inspirasi. setelah beberapa kali menginap di kosan saya. saya mencoba untuk membantunya dalam membuat blog. sekali lagi saya bebaskan dia masuk dalam dunia hebatnya itu. saya biarkan dia menulis apa yang di suka dalam blognya sendiri. dan saya benar-benar terkejut dengan hasilnya. cek http://mrizkyfirm.blogspot.com/2012/10/karena-saya-mencintai-milan.html yah! dunianya memang stuck pada dunia bola. terkadang mengkritik pemerintah. tapi gaya tulisannya benar-benar matang. dan saya terus-terus gagal dalam melakukannya. Setelah 2 hari menginap di kosan saya. saya mengamatinya di subuh hari ketika dia masih bergelut dengan laptopnya hanya untuk menyelesaikan postingannya yang kedua. dengan rokok dan kopi panas, dia terlihat layaknya Mahasiswa Jurnalistik yang sedang menggali potensinya.

Kembali ke saya sendiri! Apa yang telah saya hasilkan? Selama hidup saya di dunia blog saya hanya mampu menuliskan kembali sebuah pengetahuan unik, bercerita akan pengalaman saya yang garing ataupun menciptakan puisi-puisi penuh ambigu. Sebelumnya saya bahkan menjelajahi kota bandung sendiri untuk mengikuti Blogpreneur Unpad dan bertemu idola saya.. Benakribo. dan tetap saja gairah blog saya masih "gitu-gitu aja"

13 September kemarin menjadi langkah awal saya. meskipun saya belum melakukan langkah selanjutnya. saya kembali tanpa inspirasi. saya terus mengamati dan amati. saya tidak menemukan inspirasi yang tepat untuk menuliskan apapun disini...

"Yah saya memang kembali.. Kembali tanpa inspirasi.."

Kamis, 01 November 2012

Berantakan..

Tulis dan luapkan..
Terbaring lemah dalam keadaan menakutkan.
Melihat sekeliling yang sunyi dan berantakan.
Lemah .. Tak terjamah..

Menulis di entri yang kosong saat kesadaranku tak bernyawa
Berputar. Berdiri. Mengusap. dan memandang wajahku di cermin yang lusuh berantakan.
Meratapi dan bernyanyi dalam hati. aku memulai kegalauan tak bersumber ini.
Biarkan dan dengarkan saja terus..

Lagi-lagi aku gagal berbantah dengan diri sendiri.
Lagi-lagi aku gagal mengatakan tidak pada sesuatu yang tidak kuinginkan.
Kalah oleh belenggu, Coba menunggu waktu..
Kalah oleh Nafsu, apakah akan terus begitu?

Tulis dan luapkan..
Ini hanya tulisan-tulisan hal yang berantakan..
Tentang hari yang tidak menyenangkan..
Tentang pukulan-pukulan dan harapan yang tertelan..

Selasa, 30 Oktober 2012

IDUL ADHA DI PERANTAUAN

Oi.. Oi..
(Yah saya rasa salam pembukanya cukup..)

Kali ini gue pengen "nyampah" di blog sendiri dengan nyeritain momen hari raya Idul Adha kemarin. Idul Fitri kemarin gue Alhamdulillah dapat kesempatan pulang dan ngerasain suasana lebaran bareng keluarga di kampung halaman.

Malam Jum'at saat takbir kemarin memang menggetarkan hati yang mendengar. Gue masih di kamar kosan 3x3 gue. Mendengarkan lagu-lagu L'Arc~en~ciel di Laptop yang terus-terusan bersaut-sautan dengan suara Takbir. biasanya di Rumah, malam kayak gini udah bolak-balik dapur buat comot-comotin makanan, atau gak keluarin baju kokoh buat di setrika ibu.

"BBM masuk"
Si Nizar katanya gak punya baju Muslim. Jadinya gue diminta temenin nyari.. Tapi malah singgah makan ke MCD. Perut emang lebih penting..
Jam 9 Malam.. Tumben bandung gak rame, Teman-teman gue balik ke daerah masing-masing. Nizar juga curhat tentang sedihnya lebaran tanpa keluarga. Motor melaju menuju Bandung Indah Plaza. Karena udah malam, jadi toko-toko juga sudah kurang gairah melanjutkan aktivitasnya. kita balik lagi ke kosan tanpa Baju Muslim yang di Inginkan.

Jam 6 Pagi..
Gak tau gue dibangunin malaikat atau apa. yang jelas gue semangat bangunnya. Segera mandi dan mengalahkan rasa dingin kota Bandung dipagi hari. Berpakaian rapih. untung gue bawa baju Muslim dari rumah. tidak lupa gue liat cermin *sambil memuji sendiri.
Akhirnya Shalat juga di Masjid depan kosan. tadinya mau shalat di gasibu bareng anak-anak. tapi kelamaan mereka dandannya. Setelah Shalat ada ceramah. Dengerin Ceramah atau Khutbah itu wajib tapi untuk pertama kalinya. Ceramahnya bahasa Sunda! Gak ada subtittlenya lagi.. -_-
Jadi selama ceramah gue ngangguk-ngangguk aja belagak alim.

Setelah Shalat..
Langsung menuju kosan Ello.. anak-anak pada ngumpul. di tengah jalan Keluarga terus-terusan nelpon, Perutnya juga ikut-ikutan nelpon.. 

Tapi ada juga sih yang lebih parah..





Akhirnya setelah kumpul kami pun makan di Warteg, ternyata Warteg rame juga. jadi yang senasib lumayan banyak. balik ke kosan Ello. saya "mengistirahatkan lambung" dengan tidur. Setelah bangun samar-samar liat bang adnan baru pulang dari Carefour. Rupanya bang Adnan dan Ipang beli daging dan bumbu-bumbu dapur. Lengkap bangeett..

Gue jadi gak ngantuk lagi. terus Bang Adnan dan Ipang masak di Dapur basement.



Saya yang gak bisa masak, di tugaskan oleh komandan untuk memasak Nasi di kamar. dan saya pun berhasil dengan Cum Laude. Dan! Akhirnya kami para perantau makan juga. Jadi gak ada alasan lagi karena Vegetarian. sebelum makan foto-foto dulu.. Terus kirim ke Si Vicky yang nasibnya di Jogja cukup menggenaskan..

Dan.. 2 Chef + Spesialis Nasi putih ini makan juga..


Setelah kami makan, rupanya bang Adnan dapat telpon katanya kalau sempat, besok malam ke rumah temennya ada pesta daging.

Kami hanya bisa saling bertatapan dan mengatakan "Are You Ready?"

Minggu, 21 Oktober 2012

NOAH - PETERPAN "BEDA NAMA BEDA KUALITAS?"

Ariel Bebas .. Boyband dilibas..
Inilah quote keren yang lagi booming di Internet. Seperti sebuah hikmah. Ariel malah menjadi lebih besar ( Pengaruhnya..) Ariel benar-benar menjadi seorang musisi yang disejajarkan dengan musisi-musisi besar. Hal ini juga berpegaruh dengan rasa rindu masyarakat dengan lagu-lagu khas milik band se fenomenal Peterpan. tentang kasus yang dilakukan Ariel pun bahkan seperti terlupa. dan tidak mencoreng namanya sama sekali dihadapan Sahabat ( Fans )


Ariel adalah sosok Vokalis yang Cool, tampan, jenius dan misterius. mungkin inilah alasan mengapa Personil lain peterpan (Lukman, Reza, Uki dan David) tetap berkepala dingin dan sabar menunggu. Beda dengan Band Kerispatih yang secara langsung "mencoret" nama Sammy dari vokalis dan efeknya kelihatan sampai sekarang. bahwa kenyataannya Kerispatih yang sekarang tidak se-booming dulu. bahkan Badai mulai asik dengan side projectnya. Sedangkan Sammy? masih aja sukses jadi penyanyi solo.

Menunggu Ariel sampai bebas, mungkin jadi pilihan bagi personil lain. Dan sekarang mereka telah lahir kembali dengan label NOAH. Dengan kemapuan personil lain yang semakin matang, ditambah keyboardist Jenius "David" Dan tentunya ARIEL!! Hits nya yang berjudul "Separuh Aku" kini merajai musik Indonesia. padahal lagu tersebut sudah menyebar lama di Internet jauh sebelum nama NOAH muncul.

NOAH pun telah mengeluarkan album "Seperti seharusnya" dan album ini langsung meledak karena ditunggu-tunggu banyak fans Ariel dkk. Tapi apakah album ini meledak? sesuai harapan? Hal ini memang relatif, tak ada yang layak ngomong tentang kualitas mereka sekarang apalagi seorang blogger kelas teri. Tapi jika saya boleh menggunakan hak saya untuk sedikit berkomentar, sepertinya NOAH kehilangan arwah Peterpan yang dulu. Secara musikalitas, Noah memang terdengar semakin matang, dengan khas melodi Lukman yang konsisten. Tapi lagu-lagu yang dihasilkan di album ini terkesan terburu-buru sehingga kualitas lagunya terkesan bukan lagu yang ditunggu banyak orang selama ini.

Ariel terkenal sebagai musisi jenius dengan lirik-liriknya yang luar biasa, seperti sebuah Realitas, kegalauan yang berkualitas tinggi dan lagu-lagu yang kesannya tidak langsung kepada cinta. dan setelah mendengar lagu-lagu yang ada, I think it's not big band like Peterpan.

Dan ini hanya sebuah pendapat, Saya masih tetap menunggu karya terbaik Noah. ataukah ini cara Noah untuk menjadi band yang lain atau apapun itu, kelebihan Noah yang ada saat ini memang luar biasa dan itu tidak dimiliki sebuah band bernama Peterpan. Tapi saya mewakili banyak sahabat (fans) bahwa kami merindukan karya-karya jenius milik sebuah band yang bernama Peterpan..

Which do you like? Peterpan or Noah?
That's your choice..

Text Widget

Copyright © Langliinglung .. | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com